SD Katolik Sang Timur Malang

SD Katolik Sang Timur Malang

Think it Right, Do it Bright
TERAKREDITASI A
BERITA

MEMAKNAI KEHIDUPAN oleh: Ibu Yuni

14/Sep/2020

Memaknai Kehidupan


Ada yang mengatakan, hidup harus diperjuangkan demi masa depan yang bahagia, ada yang berpendapat, hidup harus dinikmati dengan banyak bersyukur, ada yang mengatakan juga hidup itu anugerah maka harus dijalani dengan sungguh – sungguh baik suka maupun dukanya.
Lantas untuk saudara apa kehidupan itu?
Bagiku, kehidupan itu perjalanan panjang, tidak tahu kapan berakhir, kapan berubah, sekuat kemampuan dikerahkan tiada bisa menentukan kapan keberhasilan hidup seperti yg diimpikan.
Hidup beraneka versi baik dalam proses maupun keberhasilannya, contoh saja hidup dalam kekurangan, akan mempengaruhi orang yang menjalaninya dengan kerja keras dan pantang menyerah agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Contoh lain hidup dalam zona kenyamanan, cenderung membuat orang yang menjalaninya statis, enggan terhadap perubahan, dan sedikit perjuangan
Bagaimana dengan cuplikan yang satu ini?
Hidup yang ekstra perjuangan sebab harus mencukupi kebutuhan dengan penghasilan yang kurang dari cukup, dikarenakan harus memenuhi kebutuhan pokok dengan sulit, memikirkan biaya pendidikan seluruh keluarga termasuk dirinya, disela – sela kepenatan hatinya rasa bersyukurpun sering datang tiba – tiba. Hari demi hari, bulan demi bulan, bahkan tahun demi tahun terus berjuang untuk kehidupan lebih baik, walaupun dengan keringat bercucuran dan beban silih berganti. Tiada surut usaha yang dilakukan bahkan ejekan kadang juga mengiringi, Keyakinan yang kuat bahwa Tuhan akan membukakan pintu bagi siapa saja yang mengetuknya, dan memberi apa saja yang diminta hambanya, sangat menginspirasi bahkan mengimaninya setiap saat.
Satu demi satu perubahan besar dalam kehidupanpun berlangsung, bukan berarti tiada kekurangan, sbb sampai sekarangpun kekurangan juga masih sering dialami. Tetapi kekurangan itupun terpenuhi dalam doa dan kepasrahan penuh kepada Tuhan. Secercah keberhasilan mulai tampak, walau harus dibayar dengan berbagai usaha super keras, cemooh, bahkan sikap – sikap yang kurang mendukung, namun semua itu bukanlah penghambat usaha dalam menjalani kehidupan, tetapi makin memotivasi untuk lebih bergiat diri
Kini jerih payah dan segala usaha telah mulai membuahkan hasil, ibarat orang berjalan di belantara, telah melewati jalan setapak dimana semak dan ilalang sudah tidak mengganggunya, namun perjuangan hidup masih harus tetap diperjuangkan, dan terus bersandar kepada Tuhan, penyelenggara kehidupan
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membacanya
Terima kasih

Penulis
Ibu Yuni
Guru Kelas 1
 kembali