BERITA
Meski Pandemi, Tetap Melayani dengan Hati
10/Sep/2020
Tahun Ajaran Baru 2020-2021 sangat ditunggu-tunggu anak-anak karena mereka ingin dapat kembali masuk sekolah. Mereka ingin berkumpul dan bermain bersama teman-teman. Tapi dengan adanya pandemi telah memupuskan harapan itu semua. Mereka tidak bisa bertemu kembali, berjabat tangan, bercanda ria dan berpelukan. Biasanya anak-anak mengawali sekolah pada tahun ajaran baru dengan tas, baju, buku , seragam dan sepatu baru . Tapi untuk tahun Ajaran Baru 2020- 2021 anak-anak hanya memakai seragam , tidak memakai sepatu lalu menyimak tayangan pembelajaran lewat online, tidak ada masa orientasi secara langsung, tidak ada budaya salim dengan Bapak dan Ibu Guru. Keadaan ini dialami oleh semua negara. Kita diminta untuk lebih sabar dan ikhlas dalam menghadapi pandemi hingga pandemi berlalu . Dengan adanya kasus pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini,maka semua proses kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik untuk sementara waktu dilakukan di rumah. Ini dilakukan untuk meminimalisir kontak fisik secara massal sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus. Kegiatan belajar tahun ini dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh dengan media daring (dalam jaringan), baik menggunakan ponsel, atau laptop ataupun luring(luar jaringan).
Guru memberikan penjelasan materi,, menyapa anak-anak melalui online. Guru juga memberikan soal dan tugas melalui ponsel atau laptop anak-anak atau orang tua. Kemudian anak-anak mengerjakan tugas dari guru dan hasil pekerjaan tersebut dikirim kembali kepada guru melalui WA, aplikasi atau dikumpulkan ke sekolah oleh orang tuanya.
Meskipun pembelajaran jarak jauh tapi sapaan, respon ,umpan balik atau penghargaan terhadap tugas yang dikerjakan tetap diberikan karena ini merupakan penyemangat bagi anak-anak.
Secara umum pembelajaran daring yang sudah berjalan beberapa bulan ini berjalan dengan lancar. Tapi ada juga kendala diantaranya keluhan kuota, jaringan internet dan mungkin tugas guru yang terlalu banyak. Untuk itu evaluasi pembelajaran daring perlu dilakukan agar tujuannya bisa tercapai secara optimal. Di samping itu, kesuksesan pembelajaran daring selama masa krisis Covid-19 ini juga tergantung pada kedisiplinan semua pihak. Kami berharap pandemi segera berlalu dan aktivitas belajar segera berjalan normal kembali. Sehingga tidak ada lagi yang mengeluh kehabisan pulsa dan kuota
Tahun Ajaran 2020-2021 merupakan tahun ajaran baru yang banyak ujian tidak hanya bagi dunia pendidikan tapi bagi semua . Kita diuji dalam segala hal untuk mengingat begitu besar kuasa Tuhan.
Bagi saya pribadi yang usianya sudah lebih dari setengah abad ,pandemi ini membuat saya harus lebih banyak belajar lagi tentang IT, belajar bersabar dan,berserah diri kepadaNya. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, Tapi kalau sudah menjadi rencana dan kehendakNya pastilah yang terbaik.
Oleh ; Ibu Omi
- Kreativitas Tanpa Batas: Review Hasil Karya Siswa Kelas 2
- Literasi Menyenangkan: Membaca Buku sebagai Kegemaran
- "Fun English Learning through Songs"
- Bertumbuh dalam Iman Bersama Bunda Maria Melalui Doa Rosario
- Menghidupkan Pembelajaran Inovatif Melalui Panel Interaktif Digital
- Universitas Negeri Malang Gelar Pendampingan Pembelajaran Geometri Berbantuan GeoGebra di SDK Sang Timur Malang
- Meneladani Semangat Kartini: Peran Siswa-Siswi SDK Sang Timur di Era Digital
- Cahaya dari Kerahiman: Kisah Perjalanan Suster Sang Timur
- MAKNA WAFAT DAN KEBANGKITAN KRISTUS BAGI PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MENURUT IMAN KRISTIANI
- REKOLEKSI PRA-PASKAH 2026 SD KATOLIK SANG TIMUR MALANG