SD Katolik Sang Timur Malang

SD Katolik Sang Timur Malang

Think it Right, Do it Bright
TERAKREDITASI A
BERITA

Pengalaman Langsung Membatik bagi Siswa SDK Sang Timur

18/Dec/2024
Pengalaman Langsung Membatik bagi Siswa SDK Sang TimurPengalaman Langsung Membatik bagi Siswa SDK Sang Timur
Pada tanggal 3 Desember 2024, sebanyak 62 siswa kelas 5 dan 6 dari SDK Sang Timur Malang melakukan kunjungan ke Batik Soendari, sebuah pusat pembelajaran batik yang terletak di Malang. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan P5 yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam proses pembuatan batik. Sebelumnya, siswa mempelajari berbagai aspek mengenai batik nusantara. Mulai dari sejarah batik, beragam motif batik khas daerah, hingga kota-kota di Indonesia yang terkenal dengan kerajinan batiknya. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami dan menghargai betapa pentingnya batik sebagai bagian dari identitas budaya bangsa Indonesia.
Pengenalan Proses Membatik
Setibanya di Batik Soendari, siswa disambut dengan hangat oleh staf dari LKP Batik Soendari. Sebelum memulai kegiatan membatik, siswa diberikan penjelasan mengenai proses pembuatan batik, mulai dari alat-alat yang digunakan hingga teknik-teknik dasar dalam membatik. Pengetahuan yang diberikan ini sangat berguna agar siswa dapat mengikuti setiap langkah dengan baik.
Salah satu tahap yang paling menarik adalah saat siswa diajarkan untuk melakukan menyanting, yaitu proses menggambar motif dengan menggunakan canting yang berisi lilin panas. Dengan hati-hati, siswa mulai mempraktikkan teknik ini, didampingi pengerajin dari Batik Soendari yang sangat berpengalaman.
Membatik dan Mewarnai
Setelah menyanting, siswa melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu memberi warna pada kain yang sudah dilapisi lilin. Mereka belajar bagaimana mewarnai kain batik dengan teknik yang benar, serta bagaimana memilih warna yang sesuai dengan motif yang telah digambar. Proses mewarnai ini juga sangat menyenangkan dan membuat para siswa semakin bersemangat untuk menghasilkan batik yang indah.

Kegiatan ini terlihat sangat antusias diikuti oleh semua siswa. Salah satunya, Ranen, seorang siswa kelas 6, mengungkapkan bahwa ia merasa sangat seru dan tertarik dengan proses membatik. "Kegiatan ini sangat seru dan menarik," ujarnya. Siswa lainnya, Lia, juga merasa hal yang sama, meskipun ia mengakui ada tantangan tersendiri dalam proses membatik. "Ternyata susah ya, aku deg-degan, tapi seru," katanya dengan senyum lebar.
Mencintai Batik Sebagai Warisan Budaya Indonesia
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teori mengenai batik, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang membuat mereka lebih menghargai dan mencintai batik sebagai warisan budaya yang dimiliki Indonesia. Kegiatan seperti ini menjadi sarana yang sangat efektif bagi SDK Sang Timur untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada para siswa sejak dini.
Dengan mengenal lebih dekat cara pembuatan batik dan memahami proses serta makna di baliknya, siswa diharapkan dapat merasa lebih bangga dan mencintai warisan budaya Indonesia. Pendidikan budaya seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.

Dari kegiatan ini terlihat bahwa sekolah yang terletak di Jalan Bandung no. 2 ini berkomitmen untuk mengajak siswa mencintai budaya Indonesia, dengan terlebih dahulu mengajarkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Sehingga, diharapkan mereka akan menjadi generasi penerus yang mampu melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa di masa depan.


Oleh: Ibu Sonya (Guru Kelas 6B)
 kembali